Untuk itu, dirinya sangat berterima kasih kepada para guru yang telah sangat ikhlas mendidik anak-anak Aceh hingga menjadi generasi yang membanggakan dan dapat diandalkan.
Menurut Alhudri, anak-anak Aceh adalah generasi yang dapat diandalkan hanya saja tergantung bagaimana pola asah dan asuhnya untuk mengantarkan sang anak menjadi “permata” yang bernilai tinggi.
Karena itu Alhudri berharap, agar anak-anak Aceh ke depan harus terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama Aceh.
“Selamat kepada anak-anak kami yang telah berprestasi, semoga prestasi ini dapat menunjang semangat kalian untuk terus berprestasi hingga ke jenjang lebih tinggi,” pesan Alhudri.
Sementara itu Hamdani mengatakan, seleksi debat Bahasa Indonesia dan Debat Bahasa Inggris tahun 2022 tingkat Provinsi Aceh ini dilaksanakan dan dinilai langsung oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sejak Mei hingga Juni bulan lalu secara virtual.
Adapun para peserta adalah para siswa yang mewakili dari masing-masing sekolah seluruh Aceh. Setelah mereka mengikuti seleksi dan dinilai oleh dewan juri dari Kementerian Pendidikan dan diumumkan maka Dinas Pendidikan Aceh memanggil mereka untuk diberikan reward.
“Seleksi di tingkat provinsi ini diseleksi oleh tim Kementrian, setelah mereka lulus di tingkat provinsi maka mereka dikirim ke tingkat nasional untuk mengikuti kompetensi yang juga diseleksi secara virtual oleh pihak Kementrian Pendidikan,” kata Hamdani. []








