Banda Aceh, Acehinspirasi.com,l Ini faktanya, lima tahun terakhir banyak sektor di Aceh tidak berjalan seperti yang diharapkan oleh banyak pihak.
Untuk sektor produktif tidak tumbuh, lapangan kerja tidak tersedia, pengangguran merajalela, tingkat pendapatan daya beli masyarakat rendah sekali.
Namun demikian, mereka begitu percaya diri mengklaim angka kemiskinan Aceh sudah menurun Nah, itu rumusnya dari mana?
Hal itu diungkapkan oleh akademisi sekaligus pengamat sosial, politik dan pembangunan dari Universitas Abulyatama kepada media ini,, Kamis (18/8/2022).
Beberapa waktu lalu kata Usman, kepala Bappeda Aceh T. Ahmad Dadek mengklaim bahwa angka kemiskinan Aceh turun, bahkan dengan kalimat bombastis “angka kemiskinan Aceh turun terbesar sepanjang sejarah”.
Usut punya usut ternyata ada info yang mengatakan bahwa hal itu terjadi karena realisasi bantuan sosial (bansos) yang sifatnya sengaja dipaksakan menjelang BPS turun melakukan survey.
Jadi ketika realisasi bansos menurun berkat survey BPS yang dipaksakan itu dengan sendirinya otomatis indikator kemiskinan Aceh pun terkoreksi.
“Nah, inilah yang kemudian oleh Kepala Bappeda Aceh dijadikan dasar bahwa angka kemiskinan Aceh diklaim telah turun,” ujarnya.
Kemudian beberapa hari yang lalu kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal mengonfirmasi fakta ini ke media, dengan nada serupa.
Dia menyebut ke media, angka kemiskinan Aceh mengalami penurunan berkat realisasi PKH (Program Keluarga Harapan).
Apa yang dapat di simpulkan dari pernyataan dua kepala SKPA tersebut merupakan mindset pengentasan kemiskinan Pemerintah Aceh adalah mindsetnya bantuan sosial.







