Ilustrasi
Kutacane. Acehinspirasi.com | Pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk sekolah tingkat SMA dan SMK di Aceh Tenggara yang bersumber APBA, dari satuan kerja Badan Penanggulangan Bencana Aceh tahun anggaran 2021 lalu, masih menyimpan misteri.
Padahal, untuk kegiatan pengadaan APAR dari Provinsi Aceh tersebut, telah ditayangkan atau dilelang lewat LPSE tahun 2021 lalu, namun anehnya sampai memasuki penghujung tahun 2022 ini, Alat Pemadam Api Ringan (Apar) tersebut, masih jadi menteri keberadaannya.
Dari beberapa sumber yang ditemui Acehinspirasi.com mengaku tidak pernah menerima bantuan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) di tahun l anggaran 202.
Proyek pengadaan APAR yang bersumber dari dana APBA 2021 lalu, dan muncul di LPSE Provinsi Aceh, namun barangnya tak ada yang sampai ke Aceh Tenggara, dan menjadi pertanyaan. “Apakah proyek itu gagal lelang atau apa masalahnya sehingga APAR yang sangat dibutuhkan itu hanya sebatas khayalan saja,” ujar Muhammad, salah seorang warga Aceh Tenggara.
Beberapa kepala sekolah tingkat SMA / SMK, di Aceh Tenggara kepada Acehinspirasi.com Sabtu ( 17/9/22) mengaku, tak tahu menahu tentang proyek pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) tersebut, yang anggarannya dari Badan Penanggulangan Aceh tahun Anggaran 2021 lalu.
“Jangankan menerima Alat Pemadam Api Ringan dari BPBA Provinsi, berita tentang adanya alokasi bantuan pembagian APAR bagi sekolah Menengah Atas saja baru kami ketahui, setelah rekan-rekan pers konfirmasi pada kami,” ujar Aliyas ,salah seorang Kepala Sekolah SMA di kecamatan Ketambe.







