“Jangan jangan mereka menggantikannya dengan keluarga atau kerabatnya, coba saja dilakukan investigasi kebenarannya ,” ujar sumber media ini, Selasa (25/10/2022).
Kita berkeyakinan pemecatan sepihak tersebut sudah dirancangnya dan sudah dipersiapkan. Jika di lihat dari photo photo yang beredar dikalangan anggota dewan yang dikirim Sekda, kiranya memang sudah dirancang dengan dalil seolah barang bukti.
Oleh karenanya, sumber media ini meminta para anggota dewan kota Banda Aceh jangan sampai terkecoh dengan perilaku prilaku pejabat yang dinilai ingin mempertahankan kesalahannya agar dinilai benar.
Harapannya, anggota dewan jangan mudah terkecoh dengan gambar gambar yang disebarkan tersebut. Lihat saja cara cara oknum pejabat tersebut menghadapi bawahannya.
Hingga segala prestasi yang sudah diraih bawahan untuk membesarkan nama dinas dan daerah bahkan pemerintah kota Banda Aceh hingga ke Asian itu terabaikan.
“Orang orang seperti ini bahkan bisa dianggap tidak memiliki potensi untuk menjadi pejabat lantaran kerap melupakan kebaikan orang lain ibarat kacang melupakan kulitnya,” paparnya.
“Jika pemerintah masih memakai oknum oknum pejabat seperti ini, maka yang bakal terjadi adalah kelemahan dan kemunduran, sebagaimana dilansir pernyataan ketua komisi I bidang pemerintahan, DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, politisi dari partai Gerindra.
“Pj Walikota sudah harus bisa mengambil sikap demi kemajuan Banda Aceh lebih baik kedepan ,” tukasnya. (P21)








