“BLT kita salurkan kepada 70 orang KPM bukan berdasarkan KK di karenakan hari itu di masa pademi Covid 19, oleh karena itu sesuai rapat di putuskan ada 70 orang pertama BLT desa tersebut.” Jelasnya
Lanjut Sihar. SP, dalam pengelolaan dana desa maupun penyaluran BLT desa kami tetap mengadakan musyawarah terlebih dahulu bersama masyarakat perangkat desa dan Babinsa, Babinkantibmas, juga pending desa serta perangkat desa Tading Niulihi. Ujarnya (Yusuf)







