Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Money Politik dan Pendekatan Sosial

39
×

Money Politik dan Pendekatan Sosial

Sebarkan artikel ini
IMG 20230116 085705

Entah karena riwayat sejarah di atas atau bukan, ternyata money politik dan pendekatan sosial ini terus saja menyebar sampai sekarang . Dengan sistem pemilu porposional , Orang- orang yang punya niatan berjuang untuk maju sebagai calon kepala daerah dan atau, sebagai calon legislatif yang pada dasarnya dipilih langsung oleh rakyat.

Money politik , yang dipraktekkan oleh banyak kalangan bahkan sebagian masyarakat juga ikut serta menggiring calon untuk terlibat dalam money politik . Tidak jarang kita dengar slogan slogan , “ada uang ada suara . Bek Peulheuh layang wate Hana angen, bek Peumeu’en Kawe Hana Mata. Bek Jak Meugoe Wate Musem Khoung, Bek Mugee Sira Wate Museum Ujeun. ( Jangan main layangan pada saat tidak ada angin , jangan mainkan pancing tanpa mata . Jangan bertani dimusim kemarau, Dan jangan jadi penjual garam keliling di musim hujan )

Maksutnya adalah di musim pemilu ini tidak hanya sekedar jual tanpan pada caleg dengan baliho dan spanduk atau jual visi_ misi saja. Ibarat orang memancing tanpa mata pancing namun harus diisi dengan hal-hal lain yang mengarah kepada transaksi suara dengan imbalan tertentu. Ini tidak hanya melibatkan calon, masyarakat tetapi juga sering kita dengar melibatkan penyelenggara pemilu.walaupun secara kelembagaan ada Bawaslu untuk menindak dan memberi sanksi terhadap berbagai penyimpangan dalam pemilu.

Dengan kondisi yang demikian maka tak mengherankan para pengurus partai politik dalam merekrut para caleg dan calon kepala daerah sering menentukan beberapa syarat penting yang harus dipenuhi yang meliputi:

Girl in a jacket