Lalu katanya nanti ketika Penjabat Bupati yang di tunjuk adalah orang yang tidak paham dengan Budaya dan Karakter masyarakat Simeulue hal ini dapat menyebapkan gagalnya pelaksanaan MTQ yang menjadi hajat masyarakat Aceh.
Kemudian lagi banyaknya program kerja yang telah dirintis oleh Pj. Bupati Ahmadlyah, SH seperti kerjasama dengan Menkomarves RI tentang Destinasi Wisata, Kementerian Kelautan tentang Budidaya Ikan, Kementerian Pertanian tentang Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) kemudian soal penyelamatan dan pengelolaan kebun sawit PDKS.
Untuk itu menurut Ihya Ulumuddin atas nama FAKAM DPRK Simeulue, bahwa keberlangsungan kepemimpinan Ahmadlyah, SH masih sangat diharapkan oleh masyarakat Simeulue untuk lebih baik dan jauh dari kepentingan politik yang tidak sehat.
Kemudian FAKAM yang memiliki tupoksi pengawasan tentu akan terus memonitor dan mengawasi kinerja
Pemerintah serta mendorong meningkatkan kinerja untuk menumbuhkan perekonomian dan menjaga keharmonisan antar lembaga dan sesama warga . (Ws08/red)






