Lebih lanjut, dia menyebutkan sumber sumber pembentuk karakter, seperti rumah, agama, sekolah, dunia maya dan teman sebaya.
Karenanya, dia mengatakan perlunya dukungan penuh dari keluarga untuk membentuk karakter setiap generasi.
“Keluarga menyiapkan modal awal dalam penentuan pergerakan anak-anak, sehingga tidak salah dalam melangkah. Tentunya dengan pergerakan yang baik akan menghasilkan generasi sehat, meningkatkan kecerdasan dan hidup dalam keceriaan,” pungkasnya. []







