“Ini sama saja Sdr Jubir Pemerintah Aceh menciptakan provokasi kepada masyarakat Aceh, karena masyarakat yang tidak tau tentang persoalan Pemerintah Aceh dan DPR Aceh mengenai pembahasan APBA tahun 2024, menganggap penyataan tesebut adalah benar adanya. Sehingga berefek merusak nama baik dan menghancurkan karakter Bapak Prabowo dan Mas Griban sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden.
Padahal ini adalah Pernyataan Pembohongan Publik dan sesat lagi menyesatkan.
Dikatakannya, kalau dikaji secara mendalam pernyataan Jubir Pemerintah Aceh itu sudah merupakan suatu alat Politik untuk menghancurkan karakter bapak Prabowo dan Mas Gribran, maka ini patut kita curigai siapa sebenarnya sdr Muhammad MTA.??
Sehingga kami juga mempertanyakan apakah pernyataan tersebut mampu untuk dipertanggung jawabkan secara moral, etika pemerintahan dan secara hukum.
Maka oleh karena kami Tim Hukum Aceh Bapak Prabowo-Griban meminta kepada Sdr Muhammad MTA untuk mencabut penyataan tentang pernyatannya surat untuk Forbes dijadikan Alat lobi ke Bapak Prabowo-Griban untuk yakinkan Presiden Jokowi serta Isu Pengkondisian anggaran APBA tahun 2024 untuk Calon Pj Gubernur Baru.
Selanjutnya, ia meminta Jubir Pemerintah Aceh, MTA, segera untuk meminta maaf kepada Bapak Prabowo-Griban melalui media cetak, media Online dan Media elektroknik dalam jangka Waktu 1X24 Jam sejak berita ini diterbitkan.
“Apabila dalam jangka Waktu 1X24 Jam sejak berita ini diterbitkan, maka kami TIM Hukum Aceh Prabowo-Griban akan melaporkan hal ini secara pidana ke Polda Aceh, karena ini adalah suatu fitnah dan pencemaran nama baik Bapak Prabowo dan Mas Griban sebagai calon Presiden dan Wakil presiden,” ungkapnya. []







