Hingga Desember 2023, SBA telah menghijaukan area tambang clay (tanah liat) seluas 14,96 hektar, dan 16,1 hektar untuk area tambang batu gamping.
Perusahaan juga melakukan berbagai program efisiensi dalam pengelolaan lingkungan di antaranya adalah menurunkan beban pencemaran air sebesar 17.406,8 m3 melalui modifikasi underground water pipe line ke permukaan, efisiensi energi melalui pada proses penggilingan bahan baku yang dapat menurunkan pemakaian energi sebesar 1.729,16 GJ, serta penurunan emisi karbon sebesar 39.356,13 ton CO2 Eq.

Jajaran Direksi SBI didampingi perwakilan dari masing-masing area operasional pabrik berfoto bersama pada malam anugerah PROPER 2023. (Foto: Istimewa)
Sedangkan pada aspek sosial, SBA menjalankan program budidaya garam siraduk yang dikelola oleh Dayah atau pesantren Madinnaddiniyah Sa’adatul Munawwarah (Dayah Masamu) yang berada di Desa Layeun Kecamatan Leupung sebagai penerima manfaat.
Program ini telah mampu memberikan manfaat diantaranya meningkatkan kapasitas kelembagaan dan individu, peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana produksi, penghematan biaya produksi, peningkatkan pendapatan, hingga meningkatkan kohesi sosial.
Selain itu, keberadaan tempat produksi garam di Desa Layeun juga menarik minat pelajar mulai dari siswa PAUD hingga siswa SMK serta menginspirasi komunitas lain untuk mempelajari budidaya garam, diantaranya Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Aceh dan Baitul Mal Aceh yang pada tahun 2023 secara bersama-sama melakukan studi banding dan benchmarking ke Budidaya Garam Siraduk.







