“Harus diakui memang kebangkitan ekonomi syariah memiliki hambatan dan tantangan. Tidak semuda membalik telapan tangan”, ujar professor yang rajin menulis.
Pemateri lainnya adalah Sugito, MM, Direktur Utama PT Hikmah Wakilah menyatakan, bahwa bank yang dikelolanya dibidani kelahirannya oleh ICMI Aceh era kepemimpinan Alm Syamsunan Mahmud. Saat ini total aset lebih dari Rp 183 M dengan jumlah nasabah 1.532 org. Saat ini PT BPR Hikmah Wakilah membiayai para UMKM Rp 153.476.533.000.
“Saya mengajak agar semua warga ICMI Aceh berkenan menjadi nasabah BPR Hikmah Wakilah yang sangat peduli pada UMKM”, pinta Sugito yang sukses memajukan BPR Hikmah Wakilah.
Ir Jafaruddin Husin, MT, pengusaha sukses yang juga pemilik Restauran Kuala Village dan juga pemilik saham BPR Hikmah Wakilah menyampaikan, pengalamannya dan kiat sukses bisnis.
Menurut beliau, perlu ada perubahan mindset bahwa berbisnis adalah juga pekerjaan yang menjanjikan. Pekerjaan itu bukan hanya PNS, tetapi juga berwirausa atau berbisnis.
“kita perlu memimpikan menjadi orang kaya. Dan profesi yang tepat untuk menjadi orang kaya adalah bisnis”, ujarnya yang disambut tawa 100-an para hadirin.
“Kemauan bisnis harus segera dimulai, jangan habis waktu untuk perdebatan. Tapi segeralah dimulai dengan bisnis yang kecil-kecilan, walaupun jatuh bangun merugi. Yang paling penting adalah pebisnis harus jujur”, tegas Jafaruddin yang akrab dipanggil Abi
Melengkapi dialog ini adalah tampilnya Prof Rajuddin, SpOG yang mengacu pada Al Quran Surat Az-Zumar ayat 6 dan Surat An-Nahl ayat 78 yang menekankan pentingnya pelayanan kesehatan ibu hamil untuk melahirkan generasi yang berkualitas, yang tidak stunting.







