Selain itu Cut Rezky juga berharap agar anak-anak difabel ini tidak dikasih jajanan instan yang banyak sumber bumbu yang tidak diketahui produksinya.
“Jangan dikasih jajan yang mengandung penyedap ya ibu-ibu, berikan saja mereka susu atau es cream, karena itu baik untuk dikonsumsikan,” jelasnya.
Cut Rezky juga mengucapkan terimakasih kepada para Donatur yang telah ikut berkonstribusi untuk membantu YaSDA.
“Terimakasih kepada para donatur, semoga bantuan ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua YaSDA, Nuraida, mengatakan, kegiatan Ramadhan Berbagi 1445 H ini sudah menjadi kegiatan tahunan, dimana kegiatan tahun ini ditujukan kepada bagi keluarga miskin yang memiliki anak disabilitas yang yatim piatu, yatim, piatu dan dhuafa.
“Tahun ini merupakan tahun keempat kita menggelar Ramadahan Berbagi, namun untuk tahun ini kita tujukan bagi keluarga miskin yang memiliki anak difabel,” ujarnya.
Selanjutnya Nuraida mengatakan rumah ini merupakan rumah terapi dan edukasi bagi anak-anak disabilitas.
“Terapi untuk anak-anak disabilitas dilaksanakan setiap Senin hingga Sabtu, untuk setiap anak minimal satu jam hingga dua jam menjalani terapi dan seminggu tiga kali per anak,” katanya.
Hasilnya terhadap anak-anak itu kini sudah banyak perkembangannya, apalagi mereka juga diberikan edukasi.
“Apalagi hari ini kita kedatangan Ketua LKKS Aceh Besar, semoga dengan kedatangannya tersebut dapat memberikam semangat baru bagi kami dan juga anak-anak disabilita yang ada disini,” pungkasnya.







