“Pasar khusus ini memang diperuntukkan khusus untuk masyarakat Aceh Besar, hanya saja lokasi pergelarannya yang berbeda-beda, jadi semua masyarakat Aceh Besar diperbolehkan untuk berbelanja sesuai jumlah paket kupon yang disediakan oleh panitia,” jelasnya.
Sementara itu Asna (42) warga Meunasah Keudee, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Aceh Besar yang gencar menggelar pasar khusus ini.
“Semoga di tahun 2024 ini Kecamatan Krueng Raya masih ada slot untuk digelar pasar khusus kembali, karena selisih harga pada pasar khusus ini sangat terasa manfaatnya bagi kami,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Eliyati (57) warga Meunasah Kulam, menurutnya pasar khusus ini sangat membantu masyarakat pesisir Krueng Raya yang mata pencahariannya sebagian besar nelayan.
“Digelarnya pasar khusus ini sangat besar manfaatnya bagi kami, karena selain selisih harga, sangat jarang kami pergi berbelanja ke pasar, selain jauh harganya pun juga lebih mahal,” ucapnya.
Selanjutnya Eliyati mengatakan pasar khusus tersebut sangat membantu masyarakat karena untuk hari ini harga sembako di pasar yang sangat mahal.
“Kegiatan pasar khusus ini sangat membantu masyarakat, karena harga sembako hari ini yang dijual di pasar sangat fluktuatif harganya, jadi dengan hadirnya pasar khusus ini dapat kami rasakan manfaatnya, terutama saya sendiri, satu paket yang saya belikan ini paling lama bertahan hanya seminggu,” pungkasnya.
Adapun harga komoditi yang dijual pada pasar khusus meliputi beras premium 10 kg Rp. 94.000, telur ayam 1 papan Rp. 42.000, minyak goreng 2 liter Rp. 32.000 dan gula pasir 2 kg Rp. 32.000 dengan total perpaket Rp. 196.000.(**)







