Selain itu, ia meminta kepada peserta KKN untuk membantu para pelaku UMKM, apalagi selama ini UMKM di Kabupaten Aceh Besar sudah mulai berkembang. Mohon dibantu, supaya mereka lebih terarah dari segi pemasaran produk.
“Sebab dari segi produk kita sudah mampu bersaing dengan yang lain, cuma kita masih kalah dari cara Packigan produknya, sehingga UMKM kita sedikit lambat untuk menjual produknya. Jadi, tolong dibantu mereka,” pintanya.
Oleh karena itu, Jamal berharap dengan pelaksanaan KKN ini para mahasiswa mendapat tambahan keterampilan, informasi, wawasan dan pemahaman terhadap permasalahan yang sedang dialami di gampong atau desa yang menjadi lokasi pengabdian.
“Sehingga nantinya para mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang didapat serta mampu memberikan solusi juga pencerahan dan sekaligus kontribusi positif bagi pembangunan di gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar, khususnya di gampong lokasi pengabdian peserta KKN,” tuturnya.
Sementara itu Rektor USK melalui Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan USK, Prof. Dr. Mustanir MSc, mengatakan KKN ini merupakan angkatan ke XXV dan XXVI dengan total mahasiswa USK yang ikut KKN periode ini berjumlah 1.584, yang ditempatkan di Kabupaten Aceh Besar.
“Jadi, mereka akan mengabdi di masyarakat selama 1 bulan di beberapa kecamatan dalam wilayah Aceh Besar,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, mahasiswa KKN ini hadir dengan berbagai kultur budaya yang berbeda, banyak dari antara mereka tidak bisa berbahasa Aceh, sebab mereka ada yang dari luar negeri seperti negara negara Thailand dan Laos.







