Aceh sendiri mencatat skor 66,23, belum masuk dalam 10 besar provinsi dengan nilai IPLM tertinggi.
“Oleh karena itu, masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di Indonesia, khususnya di Aceh,” kata Azwardi.
Azwardi juga mengajak semua pihak untuk mendukung Bunda Literasi Aceh dalam upaya meningkatkan budaya literasi di daerah.
Bunda Literasi jugavdiharapkan memiliki komitmen dan empati yang tinggi serta menjadi panutan bagi generasi muda, terutama generasi milenial di Aceh.
Selain itu, program Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (GERNASBAKU) juga diharapkan dapat menumbuhkan minat baca pada anak sejak usia dini.
“Diharapkan, dengan sinergi antara berbagai stakeholder pendidikan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, budaya literasi di Aceh akan semakin maju dan menyebar hingga ke seluruh kabupaten, kecamatan, dan kelurahan,” sebut Azwardi. []






