“Souvenir yang dijual hasil dari anyaman nya sendiri dan pelaku UMKM, terkait kualitasnya dijamin, karena rotan ini sangat kuat dan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama,” katanya.
Untuk harga jualnya bervariasi, lanjut Sari Purnama, tergantung dari jenis produk dan juga bahan yang digunakan. Selain itu, variasi warna dari produk yang dianyam juga menjadi penentu harga jual rotan ini.
“Jadi, harganya masih tetap terjangkau, antara Rp 100 ribu sampai dengan Rp 1 juta rupiah, yang jelas harganya tergantung barang,” tuturnya.
Ia menambahkan, tak lengkap rasanya, bila sudah ke Aceh khsususnya Kabupaten Aceh Besar tanpa memiliki souvenir khas Aceh Besar. Karena, cukup banyak souvenir yang disiapkan oleh para pedagang mulai dari tudung saji, tas rajut, topi, bingkai cermin, dompet, sepatu, keranjang, dan beberapa hiasan lainnya.
“Bila ingin membeli oleh souvenir khas Aceh Besar boleh kunjungi ke media sosial milik Sari Purnama yaitu @ragatanyo atau boleh hubungi langsung ke nomor WA 082370536422 yang berada di Gampong Kueh Kecamatan Lhoknga,” tambah Sari.(**)







