“Bantuan ini tentu akan membawa dampak signifikan bagi para penerima, yang mungkin selama ini mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan kaki palsu ini, diharapkan mereka dapat merasakan peningkatan kualitas hidup, semangat yang kembali, dan kemandirian dalam beraktivitas,” ujar Safrizal.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Gubernur juga menginstruksikan Dinas Sosial Aceh untuk terus proaktif mendata warga yang membutuhkan bantuan, baik kaki palsu maupun kursi roda. Ia menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas di Aceh, sehingga lebih banyak warga yang dapat menerima manfaat dari program sosial seperti ini.
Sebagai bentuk perhatian tambahan, di akhir acara, Pj Gubernur Safrizal memberikan bantuan ongkos transportasi sebesar Rp 500.000 per orang kepada seluruh penerima bantuan untuk membantu mereka kembali ke daerah masing-masing dengan nyaman.
Acara penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto; Manager of Finance and Human Resources PT. Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda, Ade Yustian; Kepala Dinas Sosial Aceh, Muslem; Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat; serta sejumlah pejabat lainnya. []







