Keseharian Ali Akbar saat ini adalah sebagai pelatih Tarung derajat. Pengalamannya di dunia Tarung Derajat membuat PB PON XXI menunjuknya sebagai wasit/juri Cabor Tarung Derajat PON XXI. Tak hanya itu Ali juga patut berbangga, karena 4 orang anak asuhnya bergabung dengan Kontingen PON XXI Aceh.
Sementara itu, Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya, dalam amanatnya menjelaskan, Kirab Api PON merupakan sebuah tradisi yang telah lama menjadi simbol persatuan, semangat sportivitas, dan kebanggaan nasional.
“Obor yang telah kita saksikan tadi tidak hanya membawa nyala api, namun juga membawa pesan-pesan mulia tentang sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, serta tekad untuk menjunjung tinggi persaudaraan di antara seluruh anak bangsa,” kata Ade.
Pj Wali Kota menambahkan, gelaran PON bukan hanya ajang perlombaan fisik semata, tetapi juga menjadi arena untuk mempererat persaudaraan sebagai anak bangsa.
“Marilah kita kuatkan tekad untuk menjadi tuan rumah yang baik dan akan senantiasa menyukseskan even olahraga nasional ini. Dukungan semua pihak selalu dinantikan, sehingga PON XXI akan menghasilkan atlet yang berprestasi tinggi dengan selalu mengedepankan fair play dan suportivitas yang tinggi,” kata Iswanto.
Oleh karena itu, Pj Wali Kota mengajak masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik selama pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 berlangsung.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Banda Aceh untuk menjadi tuan rumah yang baik dan berkomitmen untuk turut menyukseskan event olahraga empat tahunan tersebut,” imbuh Ade.







