“Selanjutnya Sukses Administrasi. kita tentu tidak ingin ada yang terluka pasca gelaran PON XXI. Karena itu, sejak awal kita telah berkoordinasi dengan kejaksaan. Terakhir, Sukses Ekonomi, kita tentu ingin kehadiran tamu yang begitu banyak, memberi efek positif kepada pelaku UMKM, perhotelan, tempat wisata dan bidang usaha lainnya,” sambung Safrizal.
Sementara itu, terkait pembukaan, Gubernur menjelaskan, sejak beberapa hari lalu gladi terus dilakukan hingga Senin (8/9) malam mendatang. “Insya Allah, dengan dukungan 8.500 petugas keamanan, pembukaan POan XXI akan berlangsung meriah, sukses dan aman,” ucap Gubernur.
Kepada masyarakat Aceh yang ingin menyaksikan Pembukaan PON XXI di Stadion Lhong Raya, Gubernur menjelaskan, bahwa kapasitas stadion pasca direnovasi dengan sistem tempat duduk single seat hanya sebanyak 13,500 seat. Karena itu, tidak semua masyarakat dapat menyaksikan langsung di Stadion Lhong Raya.
“Kapasitas venue utama tidak memungkinkan panitia untuk mengakomodir seluruh masyarakat dapat menyaksikan pembukaan PON XXI di Stadion Lhong Raya. Karena itu, PB PON telah menyediakan sejumlah lokasi nonton bareng Pembukaan PON XXI. Jadi, kepada masyarakat yang tidak mendapatkan undangan, dapat menyaksikan pembukaan di lokasi nobar tersebut,” imbau Gubernur.
Api PON XXI yang sebelumnya diinapkan di Pendopo, di bawa oleh Pj Wali Kota didampingi seluruh Forkopimda Kota Banda Aceh dan Tim Kirab, berjalan ke Meuligoe Gubernur Aceh diiringi marching band, untuk menyerahkan Api PON XXI kepada Pj Gubernur Safrizal.







