Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Kejaksaan Tinggi Aceh Kembali Gelar Penyuluhan Hukum di Dayah MUQ Pagar Air

67
×

Kejaksaan Tinggi Aceh Kembali Gelar Penyuluhan Hukum di Dayah MUQ Pagar Air

Sebarkan artikel ini
IMG 20241008 175354

“Kita mendorong para santri untuk mengambil peran dalam menjaga moral dan keamanan masyarakat sesuai dengan ajaran Islam”,ujarnya.

Ia menegaskan bahwa untuk menjadi jaksa atau penegak hukum, seseorang harus memiliki integritas, kesehatan fisik yang baik, dan mematuhi aturan-aturan yang berlaku, seperti tidak memiliki tato dan menjaga kedisiplinan.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, DR. Munawar A. Jalil, MA. Dalam sambutannya, Munawar menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara ini dan mengapresiasi kerjasama yang terus terjalin antara Dinas Pendidikan Dayah, Kejati Aceh, dan Bank Aceh Syariah.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat berkumpul di acara ini.

Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada para santri terkait hukum dan kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang mungkin terjadi di lembaga pendidikan, termasuk di dayah,” ujar Munawar.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga hukum, dan masyarakat dalam mencegah kekerasan di lembaga pendidikan.

Munawar menyebut, kekerasan tidak hanya terjadi di masyarakat umum, tetapi juga bisa terjadi di lembaga pendidikan, termasuk pesantren.

“Kekerasan tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga verbal. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu menghargai perbedaan, baik itu perbedaan agama, budaya, maupun latar belakang lainnya.

Hanya orang-orang beriman yang mampu menjalin persaudaraan sejati,” tambahnya.

Munawar berharap agar para santri mengikuti kegiatan ini dengan baik, serta memanfaatkan ilmu yang diberikan dalam kehidupan sehari-hari.

Girl in a jacket