“Kita bersyukur, pencoblosan berlangsung lancar dan tertib, tanpa insiden apa pun yang mengganggu jalannya Pilkada. Pada pemilu sebelumnya, partisipasi warga mencapai 87 persen. Kita berharap kali ini partisipasi bisa setidaknya sama, atau bahkan lebih tinggi,” ujar Safrizal.
Di TPS Lapas Lambaro, Pj Gubernur juga menyapa sejumlah warga binaan yang telah memberikan suara mereka. Ia menegaskan bahwa semua warga negara yang memiliki hak pilih harus diberikan kesempatan untuk memilih.
“Oleh karena itu, kami mengecek TPS di lapas ini. Di sini ada sekitar 600 warga binaan, dan 400 lebih di antaranya memiliki hak pilih. Karena jumlahnya cukup besar, di lapas ini disediakan satu TPS khusus,” jelas Safrizal.
Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), yang turut mendampingi Pj Gubernur, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kejadian yang menonjol selama pelaksanaan Pilkada.
“Alhamdulillah, sampai saat ini semuanya berjalan lancar. Masyarakat Aceh sangat memahami arti penting Pilkada ini. Mereka menggunakan hak pilih dengan gembira. Kita doakan semuanya tetap lancar. Kita harus menjaga marwah Aceh,” ujar Pangdam.
Hari ini, masyarakat Aceh menggunakan hak pilih mereka untuk menentukan dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, yakni Bustami Syech-Fadhil dan Muzakir Manaf-Fadhlullah. Selain itu, pemilihan Bupati dan Wali Kota juga berlangsung di 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh. []







