Selain itu, lanjut Sukmawati, penanganan stunting juga harus menjadi perhatian serius DWP Aceh di semua tingkatan.
“DWP di semua tingkatan harus berperan dalam penyuluhan gizi, fasilitasi pemberian makanan bergizi gratis di sekolah dan pesantren, program kesehatan ibu dan anak, serta kampanye edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Isu ini merupakan salah satu prioritas dalam program kerja kita ke depan,” kata Sukmawati berpesan.
Terakhir, Ketua DWP Aceh itu juga mengingatkan pentingnya peningkatan SDM Perempuan. Seluruh DWP di semua tingkatan diingatkan untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama perempuan di Aceh, melalui pendidikan, pelatihan dan program-program pengembangan kapasitas.
“Dengan SDM perempuan yang berkualitas, Insya Allah, kita dapat menciptakan generasi yang lebih berdaya dan mampu menghadapi tantangan zaman. Saya yakin dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat dari seluruh anggota, kita mampu menghadapi tantangan ini dengan baik,” ucap Sukmawati optimis.
“Semoga Rapat Kerja ini menghasilkan program-program yang tidak hanya relevan tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi ASN, keluarga dan juga masyarakat Aceh secara lebih luas,” pungkas Sukmawati.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pengurus DWP kabupaten dan kota se-Aceh ini juga diisi dengan sejumlah kegiatan lainnya, di antaranya Bazaar UMKM dan donor darah.
Beberapa waktu lalu, bersama Penasehat DWP Aceh Safriati, Ketua DWP Aceh dan jajaran juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sangat Sederhana untuk Samsidar, di Gampong Panton Makmu Kecamatan Krueng Sabe Aceh Jaya. []







