Dalam apel tersebut, Menteri Pertanian Amran memberikan motivasi kepada para brigade pangan dan penyuluh pertanian. Ia meminta mereka untuk terus bekerja keras membantu para petani guna mewujudkan swasembada pangan di Aceh.
Amran yakin, pekerja di sektor pertanian juga dapat meraih hidup sejahtera dengan kerja keras dan kerja cerdas dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang ada.
“Kami berharap, brigade pangan bekerja keras karena sudah menerima bantuan alsintan dengan total nilai Rp30 miliar per 15 orang untuk mengelola 200 hektar,” kata Amran.
Amran mengatakan, pada tahun 2024, produksi pertanian di Aceh Utara meningkat 51 persen dibanding tahun sebelumnya. Ia mengatakan, capaian tersebut tidak lepas dari program pompanisasi dan optimasi lahan yang dilakukan pihaknya bekerja sama dengan berbagai stakeholder di daerah.
“Program swasembada pangan merupakan perintah langsung Presiden Prabowo, ini menjadi hal yang sangat vital sebab beberapa negara lain saat ini sedang mengalami krisis pangan,” kata Amran.
Sementara itu, dalam rapat koordinasi brigade pangan, Menteri Amran juga meminta Balai Wilayah Sungai Kementerian PUPR wilayah Aceh untuk membangun dan memperbaiki irigasi agar distribusi air ke lahan pertanian berjalan teratur.
“Kalau itu selesai Indonesia bisa jadi lumbung pangan,” pungkas Menteri Amran. []







