Acara ini juga menetapkan Simeulue sebagai Juara Favorit I dan Banda Aceh sebagai Juara Favorit III. Dengan penuh apresiasi, Cut Rezky menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa terus diselenggarakan di masa depan, sebagai upaya untuk mengangkat budaya Aceh ke panggung nasional maupun internasional.
“Kegiatan seperti ini harus kita dukung bersama, karena bukan hanya sekadar peragaan busana, tapi juga bentuk apresiasi terhadap perempuan Aceh dalam menjaga dan mengembangkan budaya kita,” tutupnya.
Peringatan Hari Ibu ke-96 di Aceh kali ini pun berlangsung penuh semangat, menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak budaya dan inspirasi bagi masyarakat.(**)







