Selain itu, Mualem juga membahas rencana untuk meningkatkan ekspor hasil alam Aceh ke luar negeri, khususnya ke Penang, Malaysia. Ia menjelaskan bahwa Aceh, termasuk Gayo Lues, memiliki banyak produk unggulan seperti kopi, kakao, dan hasil pertanian lainnya yang memiliki potensi besar untuk diekspor. “Kami sedang merencanakan jalur ekspor langsung ke Penang. Di sana, ada pasar yang sangat potensial untuk produk-produk hasil alam kita. Kami berharap dapat memfasilitasi petani dan pengusaha lokal untuk mengirimkan produk mereka ke pasar internasional, yang tentunya akan meningkatkan pendapatan daerah dan petani,” ujar Mualem.
Gubernur Aceh tersebut juga menegaskan bahwa rencana ekspor langsung ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap produk Aceh, khususnya kopi Gayo dan alpukat yang sudah terkenal dengan kualitasnya. Untuk itu, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk ekspor, termasuk transportasi dan logistik yang efisien.
Mualem juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pengusaha, maupun masyarakat, agar program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi perekonomian Aceh.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gayo Lues yang baru dilantik, Suhaidi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Aceh yang telah hadir untuk melantik mereka. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pilkada yang berlangsung damai dan berterima kasih kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) yang telah menyelenggarakan pemilihan dengan lancar.







