Selain itu, Muzakir Manaf juga menyampaikan rencana ekspor hasil alam Aceh ke Penang, Malaysia, menggunakan kapal ferry roro. Namun, rencana ini juga dinilai belum jelas dan terkesan terlalu dini untuk diumumkan.
Yulindawati, aktivis perempuan, menyatakan bahwa Muzakir Manaf perlu lebih memahami mekanisme dan aturan ekspor sebelum membuat pernyataan publik.
Hari ini, blunder lagi persoalan dana otsus dan pengganguran di media nasioanal. Muzakir Manaf juga menyatakan akan memperpanjang dana Otsus dan menghapus pengangguran di Aceh. Namun, pernyataan ini dinilai sebagai blunder karena sudah ada ketentuan terkait dana Otsus. Selain itu, strategi serta sekema menangani persoalan penggangguran di Aceh.
Dan keputusan yang paling kontroversial yang dilakukan oleh mualem adalah penunjukan Alhudri sebagai PLT Sekda Aceh.
Alhudri dikenal sebagai sosok yang sering menimbulkan masalah sejak era Gubernur Zaini Abdullah, Nova Iriansyah, Ahmad Marzuki, hingga Bustami.
Saat menjabat sebagai Kadis Pendidikan Aceh, Alhudri sering membuat pernyataan yang melukai hati kepala sekolah dan guru. Sikapnya yang tidak bijak dan arogan membuatnya tidak layak menduduki posisi strategis seperti Sekda.
Banyak yang menilai penunjukan Alhudri sebagai PLT Sekda akan menjadi bumerang bagi pemerintahan Mualem-Dek Fadh. Kekhawatiran terbesar adalah Alhudri akan memanfaatkan kelemahan Muzakir Manaf untuk mengatur kepemimpinan Aceh. Hal ini bisa membuat Aceh semakin terpuruk.
“saya menduga bahwa penunjukan Alhudri sebagai Sekda Aceh tidak lepas dari campur tangan investor atau pihak ketiga.







