Setelah prosesi pelepasan, Pangdam IM bersama Gubernur Aceh dan pejabat lainnya meninjau kesiapan bus serta menyapa para pemudik dan sopir.
Para pemudik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini, yang memungkinkan mereka pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi.
Sebagai bentuk simbolis, Pangdam IM, Gubernur Aceh, dan pejabat terkait mengibarkan bendera start, menandai keberangkatan bus yang membawa para pemudik ke tujuan masing-masing.
Pangdam IM menegaskan bahwa Kodam Iskandar Muda siap mendukung Operasi Ketupat Seulawah 2025 guna memastikan kelancaran arus mudik. Kodam IM akan berperan aktif dalam pengamanan di berbagai titik keberangkatan serta sepanjang jalur mudik di seluruh Aceh.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar. Kepada seluruh pemudik, kami mengimbau agar selalu menjaga keselamatan diri dan menaati aturan lalu lintas agar perjalanan ke kampung halaman berlangsung lancar,” ujar Pangdam IM.
Dengan adanya program Mudik Gratis 2025 ini, masyarakat Aceh diharapkan dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga.
Pemerintah Aceh, Kodam Iskandar Muda, serta seluruh pihak yang terlibat akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan masyarakat dan kelancaran arus mudik di wilayah Aceh.
Turut hadir dalam acara ini Asisten Operasi (Asops) Kasdam IM, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam IM, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IM, serta sejumlah pejabat Forkopimda Aceh, perwakilan Dinas Perhubungan, aparat keamanan, dan berbagai instansi terkait lainnya. ***






