Scroll untuk baca artikel
iklan
Parlementaria

Perbedaan Sistem Pemerintahan Pada Masa Umar bin Khattab dan Masa Sekarang

268
×

Perbedaan Sistem Pemerintahan Pada Masa Umar bin Khattab dan Masa Sekarang

Sebarkan artikel ini
IMG 20250525 105136

Selain mengelola Baitul mal, Umar juga membagi tiga lembaga tinggi negara diantaranya lembaga eksekutif yang di pimpin oleh dirinya sendiri, lembaga yudikatif di limpahkan kepada hakim, dan lembaga legislatif dialihkan ke Majelis permusyawaratan.

Selain itu, Umar bin Khattab memprioritaskan keadilan dalam masyarakat. Dia menjamin bahwa setiap orang memiliki hak yang sama di mata hukum tanpa diskriminasi. Karena setiap orang berhak atas keadilan sepanjang hidup mereka. Seorang pemimpin harus dapat memastikan bahwa masyarakat nya diberikan keadilan dan hak yang sama, baik di mata hukum maupun di lingkungan sekitar.

Yang lebih takjub lagi, Umar berani dalam hal perluasan Wilayah, beliau membagi wilayah kekuasaan Islam menjadi 8 provinsi yaitu Mekkah, Madinah, Syiria, Jazirah, Kufah, Basra, Mesir, dan Palestina. Setiap provinsi dipimpin oleh seorang gubernur yang bertanggung jawab atas administrasi dan pemerintahan wilayahnya

Menurut saya, administrasi pemerintahan pada masa Umar bin Khattab merupakan contoh yang baik dalam sejarah pemerintahan Islam. Sistem administrasi pemerintahan yang diterapkan oleh Umar bin Khattab memiliki beberapa kelebihan, seperti kekuasaan terpusat yang memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan efektif, pengawasan yang ketat yang mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Namun, karena sistemnya yang sentralisasi, masyarakat kurang terlibat dalam pemerintahan pada masa itu. Pelayanan masyarakat juga menjadi prioritas utama bagi pemerintah.

Pemerintahan Umar bin Khattab dapat digunakan sebagai model pemerintahan modern Pemerintahan yang dapat memenuhi kebutuhan rakyat dan bekerja dengan baik dan efisien dengan menerapkan prinsip keadilan, transparansi, dan efisiensi.

Girl in a jacket