Scroll untuk baca artikel
iklan
Aceh

DPMPTSP Aceh dan Bank Indonesia Dorong Akselerasi Proyek Strategis Melalui Capacity Building dan Debottlenecking Menuju AGASID 2025

70
×

DPMPTSP Aceh dan Bank Indonesia Dorong Akselerasi Proyek Strategis Melalui Capacity Building dan Debottlenecking Menuju AGASID 2025

Sebarkan artikel ini
IMG 20250629 212822

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Aceh menyelenggarakan rangkaian kegiatan menuju “Aceh Global Sustainable Investment Dialogue” atau Road to AGASID 2025, di Mata Ie Hotel, Kota Sabang. (Foto: Istimewa)

Banda Aceh l Acehinspirasi.com l Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Aceh menyelenggarakan rangkaian kegiatan menuju “Aceh Global Sustainable Investment Dialogue” atau Road to AGASID 2025, sebuah forum dialog investasi dan media promosi proyek-proyek investasi strategis Aceh yang mempertemukan antara pemilik proyek dengan calon investor potensial, baik lokal, nasional, maupun internasional yang akan digelar pada bulan November tahun ini.

Rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari Capacity Building Bootcamp on Feasibility Study Report tanggal 23 s.d 24 Juni 2025 di The Pade Hotel, Banda Aceh dan FGD Debottlenecking of Aceh’s Strategic Investment Project tanggal 26 Juni 2025 di Mata Ie Hotel, Kota Sabang.

Kepala BI Perwakilan Provinsi Aceh, Agus Chusaini saat membuka acara tersebut menyatakan bahwa kedua kegiatan ini diharapkan akan berdampak positif, tidak hanya dalam mendukung peningkatan kapasitas pemilik proyek, tapi pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi.

“Penyelenggaraan kegiatan Road to AGASID 2025 yang didukung dengan kapasitas personil yang mumpuni dalam melahirkan dokumen proyek investasi strategis yang feasible dan akuntabel diharapkan akan menjadi sebah katalis dalam usaha untuk menarik investor dan mengakselerasi realisasi investasi di Aceh, sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, berkualitas dan berkelanjutan,” sebut Agus Chusaini.

Girl in a jacket