Penganugerahan tersebut menjadi wujud penghormatan atas kiprah Tito Karnavian dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah serta perannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menghormati kekhususan Aceh.
Selain sebagai bentuk penghargaan, acara ini juga mempertegas posisi Lembaga Wali Nanggroe sebagai penjaga nilai-nilai adat, budaya, dan keharmonisan masyarakat Aceh dalam bingkai perdamaian yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadhli, para pejabat Forkopimda, serta sejumlah tokoh adat dan masyarakat. []







