Potensi generasi muda Aceh sangat besar, dan BSI siap menjadi wadah bagi mereka untuk berkembang, berkarya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan kolaborasi BSI dengan Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, sekaligus bagian dari rangkaian on-site recruitment yang sedang berlangsung. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara kampus dan industri dalam mempersiapkan SDM unggul.
Sementara itu, Deputy Operational BSI, Muhammad Nur Rahman, menyoroti peran strategis Aceh sebagai provinsi yang menerapkan keuangan syariah secara penuh melalui Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
Menurutnya, rekrutmen BSI merupakan kontribusi nyata dalam membangun perekonomian Indonesia melalui pengembangan SDM. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 3.420 peserta dari Aceh telah mendaftar on-site recruitment BSI, dari total 34.000 pendaftar secara nasional.
Dalam sesi pemaparan, Talent Acquisition & Mobility Department Head BSI, Evinka Puti Imuri, menjelaskan berbagai jalur karir yang ditawarkan BSI, mulai dari ODP, Professional Hire, staf lokal, hingga program Bibit BSI. Program ODP disebut menjadi jalur percepatan karier dengan perjalanan pembelajaran intensif selama sembilan bulan.
Institutional Banking & Government Relation Deputy BSI Regional Aceh, Saiful Musadir, menambahkan bahwa Syariah Career Talk ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan motivasi dan kesiapan talenta muda Aceh memasuki dunia kerja.
Menurutnya, BSI berkomitmen hadir secara konsisten di berbagai kampus guna memperkuat literasi, edukasi, dan ekosistem ekonomi syariah.







