Warga Gampong Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh menyerahkan bungkusan yang isinya beberapa helai pakaian layak pakai kepada petugas posko PWI Aceh untuk didonasikan kepada korban bencana di Aceh, Jumat (05/12). Foto: Dok . PWI Aceh
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Becak mesin tiba-tiba berhenti di depan Gedung PWI Aceh di T. Angkasah Nomor 3, Simpang Lima, Kuta Alam, Kota Banda Aceh, dari dalamnya turun seorang perempuan paruh baya berjilbab hitam, langsung menuju tenda pleton yang baru saja dipasang di depan gedung yang sehari-hari sebagai tempat berkumpulnya para wartawan.
Padahal, tenda pleton berdiameter kira-kira 3×4 meter bantuan Brimo Polda Aceh itu baru didirikan, tak kala ketua dan sejumlah pengurus PWI Aceh menginisiasi penggalangan bantuan untuk membantu para korban bencana banjir dan tanah longsor, terutama dari kalangan wartawan anggota PWI se Aceh.
Kedatangan perempuan berkulit sawo matang ke Posko PWI Aceh Peduli Korban Banjir-Longsor Bencana, tentunya membuat sontak sejumlah wartawan di tenda hijau depan gedung PWI Aceh Simpang Limong Banda Aceh.
Tanpa basa-basi, ibu rumah tangga yang tidak mau menyebut namanya, namun mengaku warga Gampong Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh datang hanya untuk menyerahkan bungkusan yang isinya beberapa helai pakaian layak pakai kepada petugas posko PWI Aceh untuk didonasikan kepada korban bencana di Aceh.
Perempuan sederhana itu tak hanya menyerahkan bungkusan pakaian layak pakai, tapi turut menyodorkan uang senilai Rp10.000 untuk dimasukkan ke kotak donasi di posko bantuan korban bencana.







