Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Gubernur Mualem Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Teupin Mane dan Pos Pengungsian di Bireuen

89
×

Gubernur Mualem Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Teupin Mane dan Pos Pengungsian di Bireuen

Sebarkan artikel ini
IMG 20251207 184025

Di lokasi, Presiden juga menerima laporan mengenai jebolnya sejumlah bendungan dan rusaknya area persawahan warga. Ia memastikan negara hadir untuk memulihkan kembali kondisi tersebut.

“Bendungan-bendungan banyak yang jebol. PU akan segera memperbaiki. Sawah-sawah yang rusak juga akan direhabilitasi. Petani tidak usah khawatir. Ini bukan kelalaian, ini keadaan terpaksa, force majeure,” tegas Presiden.

Sebagai langkah percepatan, Presiden Prabowo juga menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai komandan Satuan Tugas Percepatan Perbaikan Infrastruktur untuk membantu PU dan pemerintah daerah. “TNI punya pasukan Zeni dan konstruksi yang kuat,” ujarnya.

Usai meninjau jembatan, Presiden Prabowo bersama Gubernur Aceh bergerak ke lokasi pengungsian di Bireuen. Di tenda utama yang menampung 532 pengungsi dari Dusun Kayee Jato, Presiden menyapa warga satu per satu, mendengarkan keluhan, serta memberikan penguatan moral.

Suasana haru sempat muncul ketika sejumlah pengungsi menangis di hadapan Presiden dan gubernur, menceritakan kondisi rumah dan keluarga. Kepala Negara menenangkan mereka dengan lembut.

Di dapur umum, Presiden memastikan stok pangan aman. Ia berdialog dengan para relawan dan bahkan mencicipi menu siang berupa nasi dan ikan tongkol yang disiapkan untuk pengungsi.

Presiden menegaskan bahwa suplai pangan telah diantisipasi, termasuk pengiriman dari daerah-daerah lain jika diperlukan.

“Pangan akan kita kirim dari tempat lain. Cadangan masih cukup banyak. Untuk para petani, utang KUR akan dihapus. Ini keadaan darurat, bukan kelalaian,” ungkapnya.

Girl in a jacket