Hingga September 2025, pembiayaan BSI mencapai Rp301 triliun, didominasi segmen konsumer dan ritel sebesar 72,42%. Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan NPF gross 1,86%, mencerminkan pertumbuhan yang solid dan sehat secara bankwide.
BSI juga berkoordinasi dengan OJK, kementerian terkait, pemerintah daerah, dan lembaga penanggulangan bencana untuk memastikan opsi relaksasi berjalan hati-hati dan selaras dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
BSI mengimbau nasabah terdampak di Aceh untuk menghubungi kantor cabang BSI terdekat atau BSI Call Center 14040 guna memperoleh informasi mekanisme dan persyaratan program.
Di sisi lain, BSI mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan BSI, termasuk permintaan data pribadi dan rahasia.
97% Layanan BSI Aceh Normal
Per 18 Desember 2025, 140 dari 145 kantor cabang BSI di Aceh telah beroperasi normal (97%). Selain itu, 715 ATM BSI (78% normal) dan 17.126 BSI Agen Laku Pandai (89% dapat diakses) kembali melayani masyarakat. Nasabah dianjurkan memanfaatkan BYOND by BSI, BSI Agen terdekat, atau BSI Call 14040 untuk kemudahan dan efisiensi transaksi.
Anggoro menegaskan komitmen layanan sepenuh hati BSI di Aceh, termasuk optimalisasi layanan, dukungan restrukturisasi pembiayaan, serta penyaluran bantuan logistik sekitar 78,7 ton sebagai bagian dari kontribusi nyata BSI dalam pemulihan ekonomi dan penguatan ketahanan sosial masyarakat. []






