Ia berharap peristiwa ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali di Banda Aceh.
“Saya harap tidak ada lagi anak yang menjadi korban. Ini harus menjadi alarm bagi semua pihak,” tambahnya.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian dan mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Banda Aceh.
Sebanyak enam saksi telah diperiksa, termasuk terduga pelaku. Pihak pengelola day care juga telah memberhentikan pengasuh yang diduga melakukan kekerasan.
Selain itu, dua pengasuh lain yang berada di lokasi kejadian turut diberhentikan karena dianggap lalai dan tidak mencegah tindakan tersebut.
Irwansyah pun mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dan pemerintah kota dalam menangani kasus ini.
Ia berharap seluruh proses hukum yang berjalan dapat memberikan keadilan bagi korban serta menjadi pelajaran penting untuk perbaikan sistem pengawasan ke depan. (*)






