Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. Foto: Istimewa
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, mengecam keras dugaan tindak kekerasan terhadap seorang bayi berusia 18 bulan di sebuah tempat penitipan anak (day care) di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.
Peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu itu kini menuai perhatian luas masyarakat, terlebih setelah video kejadian tersebut beredar dan memicu kecaman publik.
Irwansyah mendesak agar pelaku diproses hukum secara tegas serta dijatuhi sanksi setimpal. Ia juga menekankan pentingnya keadilan bagi korban dan keluarganya.
“Saya sangat miris. Pengasuh seharusnya memberikan kasih sayang dan perlindungan, bukan justru melakukan kekerasan, apalagi terhadap anak yang masih sangat kecil,” ujarnya.
Ia meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dan memastikan adanya pertanggungjawaban hukum dalam kasus tersebut.
Menurutnya, kejadian ini harus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pengawasan tempat penitipan anak, termasuk taman kanak-kanak.
Irwansyah menekankan pentingnya peningkatan standar pola asuh, penetapan kriteria pengasuh, serta proses seleksi tenaga pengasuh yang lebih ketat.
Selain itu, ia juga menyoroti aspek lain seperti sanitasi, pengelolaan limbah, kebersihan, serta kelayakan fasilitas day care yang harus menjadi perhatian serius pemerintah sebagai pihak pengawas.
“Anak-anak ini adalah generasi masa depan. Bisa jadi mereka kelak menjadi pemimpin, tokoh masyarakat, atau akademisi. Karena itu, pengawasan harus benar-benar diperketat,” tegasnya.






