“Saya berharap insiden letupan ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 dapat diselidiki hingga tuntas oleh pihak berwenang. Segala SOP juga perlu diperkuat demi mencegah kejadian serupa pada masa mendatang,” ujarnya. Illiza juga menyoroti potensi risiko yang lebih besar apabila kejadian itu terjadi saat kapal sedang berlayar.
“Untungnya musibah ini terjadi saat kapal bersandar di pelabuhan. Situasinya tentu akan jauh lebih berbahaya apabila kapal sedang berada di tengah laut,” katanya.
Sebagai informasi, letupan terjadi di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 yang melayani rute Banda Aceh–Sabang sekitar pukul 12.00 WIB di Pelabuhan Ulee Lheue. Hingga saat ini, penyebab pasti insiden masih dalam proses identifikasi oleh tim Inafis Polresta Banda Aceh yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). []







