Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Cadangan Migas Raksasa Andaman Didorong ke KEK Arun, Mualem Kirim Surat ke Presiden

39
×

Cadangan Migas Raksasa Andaman Didorong ke KEK Arun, Mualem Kirim Surat ke Presiden

Sebarkan artikel ini
IMG 20260625 231002

Dalam rapat terungkap bahwa gas dari Blok Andaman selama ini lebih banyak dibahas untuk kebutuhan pembangkit listrik. Padahal, gas tersebut juga dapat menjadi bahan baku industri methanol dan hidrogen yang memiliki nilai tambah tinggi.

Menurut Jasman, pembangunan pabrik methanol perlu mulai dipersiapkan sejak sekarang. Produk tersebut sangat dibutuhkan dalam program biodiesel nasional karena digunakan sebagai bahan campuran dalam pengolahan biodiesel berbasis kelapa sawit.

Selain gas, Blok South Andaman juga menghasilkan kondensat sekitar 7.500 barel per hari. Kondensat tersebut dapat diolah menjadi nafta, kerosin, dan gasoline yang menjadi bahan baku penting bagi berbagai industri, termasuk industri cat dan bahan bakar minyak.

“Jika berbagai industri hilir ini berdiri di Aceh, dampaknya akan sangat besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Karena itu, seluruh peserta rapat sepakat mendorong percepatan hilirisasi migas di KEK Arun Lhokseumawe. Rapat juga merekomendasikan agar Aceh memperoleh alokasi atau kuota gas dari Blok Andaman untuk mendukung kebutuhan industri di daerah.

Selain menyurati Presiden Prabowo, rapat juga memutuskan untuk mengundang Mubadala Energy dan SKK Migas ke Aceh guna memperoleh penjelasan lebih rinci terkait rencana pengembangan lapangan gas di Blok Andaman.

Akademisi USK, Prof. Dr. Izarul Machdar, mengatakan Pemerintah Aceh perlu mengetahui secara langsung skema pengembangan yang disiapkan oleh operator dan regulator migas tersebut.

Girl in a jacket