Turut hadir dalam acara perlepasan tersebut Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suryo Anggoro M.Tr (Han), Kadishub Aceh, Teuku Faisal, Kakemenhaj Aceh dan instansi terkait lainnya serta asosiasi travel umrah.
Penerbangan ini terlaksana melalui skema kerja sama Garuda Indonesia dengan BTJ Aviasi selaku pencharter, setelah sebelumnya Garuda Indonesia sukses melayani penerbangan haji melalui embarkasi Aceh pada tahun ini.
Pelaksana Harian (Plh) General Manager Garuda Indonesia Banda Aceh, Jufriandi, mengatakan penerbangan perdana langsung umrah dari Banda Aceh menuju Madinah ini juga bertepatan dengan pemulangan kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Aceh.
“Penerbangan hari ini merupakan penerbangan bersejarah dan spesial bagi masyarakat Aceh dimana baru pertama kali ini ada penerbangan membawa jamaah umrah pertama dan menjemput jamaah kloter terakhir Aceh ” kata Jufriandi, (29/6/2026).
“Penerbangan Umrah ini akan berlangsung setiap pekan yaitu keberangkatan pada setiap hari Rabu dan kepulangan pada Sabtu dengan rute Banda Aceh – Jeddah PP, menggunakan armada Garuda Indonesia Airbus A330 900 neo, namun khusus hari ini saja kita terbang ke Medinah menggunakan Boeing 777 300 ER karena menjemput jamaah kloter terakhir Aceh” lanjutnya.
Layanan ini dijadwalkan berlangsung mulai Juni 2026 hingga Februari 2027 dan diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan masyarakat Aceh terhadap penerbangan langsung ke Arab Saudi.
Sementara itu, BTJ Aviasi melalui pimpinannya, Ricky, menyebut penerbangan langsung umrah ini merupakan impian masyarakat Aceh yang selama ini sangat dinantikan setelah sempat terhenti beberapa waktu lalu.







