Jamaah lainnya yang berasal dari Aceh Selatan, Azizah juga menyampaikan rasa syukurnya bisa terbang langsung dari Banda Aceh.
” Saya menemani kedua orang tua untuk menunaikan ibadah Umrah. Kami baru sampai Banda Aceh tadi malam. Banyak iringan rombongan yang menemani kami sampai ibukota Aceh ini. Perjalanan lebih singkat dan aman. Kalau kami berangkat melalui Medan, perjalanan yang dilalui lebih jauh dengan kondisi jalan rusak dan tidak aman sehingga sangat melelahkan.” Jelasnya.
Ia dan jamaah lainnya berharap agar penerbangan umrah langsung ini dapat terus berkesinambungan dan dapat dinikmati seterusnya oleh seluruh masyarakat Aceh karena sangat bermanfaat.
Demikian juga asosiasi travel umrah Aceh (Katuha) melalui ketua umumnya Mahfudz Ahmad Makam dan juga asosiasi travel umrah nasional, Amphuri Aceh melalui ketuanya Welly Rifandi juga mengimbau seluruh travel umrah di Aceh agar memanfaatkan fasilitas penerbangan langsung dari Banda Aceh tersebut demi memudahkan jamaah dan memperkuat keberlangsungan layanan umrah langsung dari Aceh sehingga julukan Aceh sebagai serambi mekkah tetap terjaga (*)







