Saat proses pengejaran berlangsung, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah para pelaku. Dalam situasi tersebut, peluru rekoset mengenai seorang warga yang ikut membantu proses penangkapan. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit dan belakangan diketahui merupakan anggota POM TNI AD, Pratu Galuh Nugraha.
“Saat kejadian terdapat empat orang terduga pelaku di dalam mobil. Satu orang yang diduga merupakan anggota Brimob telah berhasil kami amankan, sementara tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.
Dalam proses pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Peluru rekoset kemudian mengenai seorang warga yang turut membantu penangkapan, yang kemudian diketahui merupakan anggota POM TNI,” jelasnya.
Sejak insiden tersebut terjadi, lanjut Joko, Kapolda Aceh langsung berkoordinasi secara intensif dengan Pangdam Iskandar Muda beserta jajaran, Danpuspomad, dan Danpomdam IM.
Koordinasi dilakukan untuk menyampaikan fakta-fakta awal kejadian, memastikan penanganan terhadap korban, mendukung proses penyidikan, serta menjaga komunikasi dan soliditas antara Polri dan TNI.
“Atas nama keluarga besar Polda Aceh dan seluruh jajaran, sekali lagi kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta kepada seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia,” ucap Joko.
Polda Aceh juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi, foto, video, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.







