Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

8.000 Mahasiswa Baru USK Diedukasi Bank Aceh, Dirut: Jangan Hanya Melek Teknologi, Harus Melek Risiko

140
×

8.000 Mahasiswa Baru USK Diedukasi Bank Aceh, Dirut: Jangan Hanya Melek Teknologi, Harus Melek Risiko

Sebarkan artikel ini
IMG 20260812 230357

Menurutnya, literasi keuangan tidak sebatas memahami produk dan layanan perbankan, tetapi juga menyangkut kemampuan mengambil keputusan keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan. Hal tersebut semakin penting di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan berbasis digital.

Dalam kesempatan itu, Fadhil secara khusus mengingatkan mahasiswa agar mewaspadai judi online dan pinjaman online ilegal yang dapat menimbulkan dampak serius terhadap kondisi keuangan maupun kehidupan pribadi.

Ia meminta mahasiswa tidak mudah tergiur tawaran keuntungan cepat, kemudahan memperoleh dana, maupun promosi di media sosial yang tidak jelas sumber dan legalitasnya.

“Jangan sampai kemudahan teknologi justru membuat kita mudah mengambil keputusan yang merugikan. Jangan tergoda judi online, jangan mudah mengambil pinjaman hanya karena prosesnya mudah. Sebelum mengambil keputusan keuangan, pahami manfaat, biaya, risiko, dan kemampuan kita untuk menanggungnya,” pesannya.

Selain persoalan risiko keuangan, Fadhil juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data dan keamanan digital. Mahasiswa diminta tidak memberikan PIN, password, OTP, kode akses, nomor kartu, maupun informasi pribadi dan perbankan kepada pihak lain, termasuk melalui tautan atau pesan yang mencurigakan.

Mahasiswa juga diingatkan untuk mewaspadai berbagai modus penipuan digital, seperti phishing, akun palsu, tautan palsu, hingga pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Hal tersebut sejalan dengan POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, yang menempatkan kerahasiaan dan keamanan data serta informasi konsumen sebagai salah satu prinsip penting dalam pelindungan konsumen.

Girl in a jacket