Bagi Bank Aceh Syariah, penghargaan yang diraih dalam momentum tersebut menjadi pengakuan atas komitmen dan konsistensi Bank dalam mendukung agenda peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi generasi muda. Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan OJK.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Bank Aceh untuk terus memperluas akses layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat edukasi keuangan bagi pelajar.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Bank Aceh Syariah untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan pelajar.
Melalui program KEJAR, kami ingin mendorong budaya menabung sejak dini dan mengenalkan layanan keuangan syariah kepada generasi muda,” ujar Fadhil.
Ia menambahkan, keberhasilan program KEJAR tidak hanya dilihat dari kepemilikan rekening oleh pelajar, tetapi juga dari bagaimana rekening tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal pengelolaan keuangan secara bijak.
“Ini sejalan dengan semangat Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan, yaitu membangun kesadaran masyarakat untuk semakin memahami, menggunakan, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara tepat,” lanjutnya.
Bank Aceh Syariah akan terus memperkuat kolaborasi dengan OJK, pemerintah, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas implementasi program KEJAR. Upaya tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem literasi dan inklusi keuangan, khususnya di Aceh.







