Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Jaksa Masuk Dayah, Kejati Aceh Bekali Santri Pidie soal Hukum, Narkoba hingga Cyberbullying

19
×

Jaksa Masuk Dayah, Kejati Aceh Bekali Santri Pidie soal Hukum, Narkoba hingga Cyberbullying

Sebarkan artikel ini
IMG 20260908 181225

“Ruang digital bukanlah area tanpa aturan. Penggunaan teknologi harus diiringi etika, rasa tanggung jawab, dan kesadaran hukum agar kita tidak terjebak dalam aksi merendahkan atau mempermalukan orang lain (cyberbullying),” ujar Ali di hadapan para santri.

Menurut Ali, pemahaman terhadap hukum sejak dini penting bagi generasi muda agar mereka mampu mengenali hak dan kewajibannya serta menghindari berbagai tindakan yang dapat berujung pada persoalan hukum.

Pimpinan Dayah Khairuddarraini, Abi Tarmizi M. Sabi Aji, menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Ia menilai literasi hukum menjadi bekal penting bagi santri dalam menghadapi dinamika kehidupan sosial yang semakin kompleks.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah, S.Ag., M.H., menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus penguatan sarana dan prasarana di lingkungan dayah.

Ia berharap dayah dapat terus konsisten melahirkan generasi yang adaptif, berintegritas, serta mampu menjadi agent of change di tengah masyarakat.
Tidak hanya mendapatkan edukasi hukum, para santri juga memperoleh wawasan mengenai pengelolaan keuangan. Perwakilan Bank Aceh, Muhammad Rizki Mulya, memberikan materi Literasi dan Inklusi Keuangan.

Dalam sesi tersebut, para santri diajak memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak serta mengenal pemanfaatan layanan keuangan formal sebagai bekal untuk membangun kemandirian ekonomi di masa mendatang.

Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif. Para santri terlihat antusias mengikuti diskusi dan aktif menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan pemateri terkait materi hukum dan kehidupan sehari-hari.

Girl in a jacket