Menurutnya, salah satu upaya untuk menjalankan program itu adalah semangat untuk menjalankan Instruksi Presiden dengan mengembangkan SMK di Aceh. Untuk itu, membutuhkan dukungan dari semua stakholder untuk menjalankan misi
tersebut, bertujuan agar dapat meningkatkan kualitas SMK di Aceh sehingga mampu menghasilkan alumni-alumni yang berkualitas.
“Saya sendiri sangat bangga, sebab dari tahun ke tahun prestasi siswa SMK Aceh mulai meningkat. Hal itu bisa kita lihat dari hasil Lomba Kompetensi SMK tingkat nasional yang selalu diikuti utusan dari Aceh. Bahkan pada LKS SMK tingkat Nasional di Yogyakarta Juli 2019 lalu, siswa SMK asal Aceh mampu meraih empat medali. Torehan itu membuktikan bahwa kualitas SMK kita mampu bersaing di
tingkat nasional,” paparnya.

Kedepan katanya, akan terus meningkatkan kualitas semua SMK yang ada di seluruh Aceh. Untuk itu, perlu
berupaya menciptakan kondisi belajar yang nyaman serta menghadirkan daya saing dan semangat berkompetisi yang
sehat.
“Pemahaman siswa SMK tentang Revolusi Industri 4.0 mutlak harus diperkuat, mengingat semua aktivitas usaha saat ini sudah menggunakan sistem digital yang
terkoneksi dengan internet. Para siswa SMK harus siap menghadapi era ini dengan memperdalam pengetahuannya di bidang teknologi informasi. Karena itu, semangat belajar dan berkompetisi harus ditingkatkan,” jelasnya.
Ditambahkannya, ajang LKS ini adalah salah satu sarana untuk memperkuat semangat tersebut. Di ajang ini, para peserta akan diuji kemampuannya sesuai kategori yang
dilombakan.






