
Mendorong produktivitas siswa SMK untuk mampu bekerja secara optimal dan menghasilkan produk inovatif serta meningkatkan kerjasama yang lebih intensif antara lembaga pendidikan (SMK) dengan dunia usaha/dunia industri (DUDI), asosiasi profesi dan berbagai pihak lainnya.
Memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa SMK untuk berkompetisi secara positif.
Menyediakan sarana pengembangan dan pengakuan keunggulan kerja bagi siswa SMK yang memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan dunia kerja serta memberikan pengalaman untuk mencapai prestasi tertinggi di bidangnya dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan mengasah soft skill;
“Peserta diseleksi secara objektif dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas oleh para juri yang secara khusus kita hadirkan dari P4TK serta dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) terkait,” jelasnya.
Peserta LKS adalah para siswa-siswi SMK dan didampingi guru pendamping dari 23 Kabupaten/Kota dengan jumlah keseluruhan 764 peserta, terdiri dari 414 siswa dan 350 guru pendamping.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 7 s/d 12 September 2019 di Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe dan satu Cabang Lomba dilaksanakan di Banda Aceh yaitu cabang lomba (Printing).
“Untuk peserta, guru pendamping dan juri diberikan akomodasi, konsumsi selama kegiatan, uang saku dan transport dari Kab/Kota ke lokasi lomba sersuai dengan tarif organda. Sedangkan biaya dari kegiatan ini dibebankan pada DPA-SKPA Dinas Pendidikan Aceh Tahun 2019 pada Bidang Pembinaan SMK,”
Dikatakan Rachmat, hasil kegiatan tersebut diharapkan terpilihnya putra/putri terbaik Aceh dalam bidang lomba yang mereka ikuti serta dapat meningkatan kreativitas siswa dalam bidang skill dan berkembangnya sikap kompetitif dalam diri siswa serta terasahnya kepekaan siswa dalam menghargai karya orang lain.






