Tidak mau terpaku sampai jenjang SMU saja kemudian Nazmi Desky melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi untuk meraih gelar S1 nya dan Universitas Udinus Semarang Jawa Tengah adalah tujuannya saat itu hingga ia mendapatkan gelar serjana S1 Sekolah Kesehatan Masyarakat (SKM). Merasa tak cukup dengan gelar S1 yang ia sandang, Nazmi Desky memutuskan untuk menempuh pendidikan S2 nya ke Sumatera Utara (Medan) di Universitas Medan Area atau lebih dikenal dengan sebutan UMA.
Sedikit menguak kembali risalah kepemimpinan Nazmi Desky saat ia melakoni perkuliahan di Universitas Udinus Semarang Jawa Tengah, dimasa itu ia pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa (Prisma) Badan Exsekutif Mahasiswa (BEM) di Universitas tersebut. Bukan itu saja ia juga pernah menjabat sebagai ketua Bidang (Kabid) pada organisasi Himpunan Mahasiswa Indonesia(HMI) saat menjalani perkuliahan S2 di Universitas Medan Area saat itu.
Tahun 2004 adalah awal Nazmi Desky menjalani karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), pasalnya pada tahun tersebut Nazmi resmi di kukuhkan sebagai ASN di lingkungan pemerintah kabupaten Aceh Tenggara dan ditugaskan sebagai Staf di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD H Sahuddin Kutacane. Bertahun tahun bertugas di lingkungan RSUD. Nazmi Desky kemudian berpindah tempat tugas ke Puskesmas Lak Lak yang terletak di Kecamatan Ketambe Agara.
Nasib menjadi seorang pemimpin memang sepertinya sudah menjadi garis tangan Nazmi Desky, karirnya tiba tiba melejit bagaikan peluru roket yang ditembakkan. Bagaimana tidak atas kepindahan tugasan dirinya dari RSUD ke Puskesmas Nazmi dipanggil untuk menempati posisi Sekretaris di Bapeda Agara kemudian tak berselang lama ia di pangil kembali menjadi sekretaris BPBD kabupaten setempat dan selama itu ia juga pernah menjabat sebagai PLT di dinas Disperindagker dan Perkimtan Agara sebelum di pangil kembali menjabat sebagai PLT Kalaksa BPBD Agara dan hingga Akhirnya saat ini ia resmi menjabat sebagai kepala pelaksana yang definitif di BPBD kabupaten Aceh Tenggara.







