Pada situasi tertentu kadang terjadi persalinan pervaginam dengan mudah walau interval operasi sesar kurang 24 bulan, biasanya terjadi pada bayi kecil/ prematur. Keberhasilan tersebut bisa dikatakan suatu kebetulan atau keberuntungan, hanya berkat pertolongan Allah Sang pencipta.
Sebenarnya kelompok ibu dengan riwayat melahirkan operasi sekali dengan jarak diatas 24 bulan sangat berpeluang melahirkan normal yang dikenal vaginal birth after sesarean ( VBAC), peluangnya 60 sampai 80 persen.
Kenapa VBAC penting dipertimbangkan? Sebab peluang seorang ibu hamil mencoba VBAC sangat dianjurkan di kehamilan ke 2, sebab angka keberhasilannya tinggi, jadi sejauh tidak ada penyulit atau kontradiksi yang absolut maka VBAC perlu dipertimbangkan.
Tetapi pada kelompok ibu dengan riwayat operasi sesar 2 kali atau lebih maka risiko komplikasi berupa robeknya dinding rahim lebih besar dan tidak dianjurkan, walau vbac masih tetap berpeluang.
Badan kesehatan dunia(WHO) membuat aturan ketat dengan tidak menganjurkan ibu hamil dengan riwayat operasi kurang 24 bulan mencoba persalinan normal, larangan lainya juga berlaku bagi seorang bidan membantu menolong persalinanya.
Maka menjadi jelas kenapa harus atau sebaiknya ibu hamil (bumil )dengan riwayat operasi disarankan tidak hamil terlalu cepat. Sebaiknya harus berkontrasepsi(KB) terlebih dahulu. Toleransi tidak ber KB dibenarkan pada kelompok ibu dengan sulit mendapatkan momongan misal kelompok mandul, atau menikah di usia lanjut. Banyak cara ber KB yang bisa dipilih, alat kontrasepsi dalam rahim /IUD, suntikan, pil dan cara berkala, yakni tidak melakukan hubungan badan dalam masa subur, bila sebuah keluarga menolak cara mekanik maka bisa mencoba cara alamiah ini.






