Semua itu mereka lakukan tanpa mengharapkan jasa balasan, sesuai julukan mereka ” Pahlawan Tanpa Jasa” dan sang suri tauladan di Negeri ini.
Dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah itu, sudah seharusnya pemerintah provinsi Aceh fokus perhatian untuk melakukan perbaikan dan pembangunan jalan lintas provinsi itu.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara, Bakri Sahputra, saat di konfirmasi Awak Media, Rabu (24/11/21) ia sangat mengapresiasi kinerja Kepala Sekolah dan Guru SMP Negeri 8 Lawe Sigala-Gala yang gigih menjalankan tugas untuk mencerdaskan anak bangsa.
Menurut Bakri, di wilayah pedalaman Kecamatan Leuser ada sepuluh Sekolah Dasar (SD) dan Lima sekolah tingkat SMP Negeri dan swasta. Dimana sebagian besar Guru dan murid melintasi jalan provinsi yang terlihat berlumpur saat ini.ujar Bakri
Kemudian Bakri juga berharap, Kepada Pemerintah Aceh “Dinas Terkait” agar dapat memperbaiki jalan tersebut untuk memudahkan akses jalan bagi guru dan guru menuju sekolah.
“Harapan saya, kepada Pemerintah Aceh (Dinas Terkait) untuk dapat memperbaiki akses jalan tersebut demi memudahkan anak Didik dan Guru menuju ke tempat sekolah untuk menimba ilmu pendidikan tingkat SD dan SMP” harapnya (Fandi)







