Jakarta — Acehinspirasi.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusri Ihza Mahendra enggan membantu pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam menghadapi persoalan hukum yang membelitnya di kepolisian.
Yusril mengaku sempat dimintai bantuan untuk membantu Rizieq oleh utusan elite Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) Bachtiar Nasir.
“Bachtiar Nasir melalui seseorang menghubungi saya, karena besok akan diperiksa sebagai tersangka, kayanya Rizieq. Saya katakan, Mohon maaf [tak bisa membantu],” kata Yusril dalam keterangannya kemarin.
Lihat juga: Yusril Tolak Bantu Rizieq: Saya Sudah ‘Murtad’ Saat Pilpres
Yusril lantas menyarankan utusan Bachtiar Nasir tersebut untuk menghubungi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, yang menurutnya punya peluang besar untuk membantur.
Yusril hanya meminta maaf kepada orang utusan Bachtiar Nasir tersebut karena tak bisa membantu Rizieq.
“Silakan menghubungi Pak Prabowo sebagai Menhan, saya yakin Menhan bisa membantu. Saya sudah kafir dan murtad gara-gara mendukung Pak Jokowi menurut versi Anda,” kata Yusril.
Sekjen PBB, Afriyansyah Noer mengakui memang ada pihak yang menghubungi Yusril dalam waktu dekat ini untuk meminta bantuan terkait persoalan hukum.
“Yusril belum bisa jadi pengacara mereka,” kata Afriansyah.
Lihat juga: FPI Respons Seloroh ‘Murtad’ Yusril yang Tolak Bantu Rizieq
Rizieq sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Sekretaris Umum FPI Munarman membantah pihaknya meminta bantuan hukum kepada Yusril.







